Fadhilat yang menyatakan kelebihan tasbih dan istighfar tersebut
bersamaan dengan waktu tahajjud ada disebutkan oleh Imam al-Ghazali dalam
kitabnya, Bidayatul Hidayah 1/9:
فاجتهد ان تعود الي المسجد قبل الغروب وتشتغل بالتسبيح والاستغفار فان فضل هذا الوقت كفضل ما قبل الطلوع.
Berusahalah semampu mungkin untuk kembali ke masjid sebelum matahari
terbenam. Sibukkanlah di waktu tersebut dengan tasbih dan istighfar. Kerana keutamaan
waktu tersebut sama dengan keutamaan waktu sebelum terbitnya matahari
(tahajjud).
Anjuran amalan tersebut pula disebutkan umum dalam al-Quran sendiri:-
Allah Swt. berfirman:
وسبح بحمد ربك قبل طلوع
الشمس وقبل غروبها.
…dan bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu sebelum matahari terbit dan
sebelum terbenam (Qs. Qaf : 39)
Dan hadith
Dari Anas Ibnu Malik, Rasulullah bersabda;
عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ،
قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: ” لَأَنْ أَقْعُدَ
مَعَ قَوْمٍ يَذْكُرُونَ اللَّهَ تَعَالَى مِنْ صَلَاةِ الْغَدَاةِ حَتَّى
تَطْلُعَ الشَّمْسُ أَحَبُّ إِلَيَّ مِنْ أَنْ أَعْتِقَ أَرْبَعَةً مِنْ وَلَدِ
إِسْمَاعِيل، وَلَأَنْ أَقْعُدَ مَعَ قَوْمٍ يَذْكُرُونَ اللَّهَ مِنْ صَلَاةِ
الْعَصْرِ إِلَى أَنْ تَغْرُبَ الشَّمْسُ أَحَبُّ إِلَيَّ مَنْ أَنْ أَعْتِقَ
أَرْبَعَةً ”
“Telah bersabda Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam : “Aku duduk
bersama orang-orang yang berzikir kepada Allah ta’ala mulai solat Subuh hingga
terbit matahari lebih aku senangi daripada memerdekakan empat orang budak dari
anak Ismail. Dan aku duduk bersama orang-orang yang berzikir kepada Allah mulai
solat Asar hingga tenggelam matahari lebih aku senangi daripada memerdekakan
empat orang budak.” [HR. Abu Daud no. 3667, sanadnya hasan]
Diriwayatkan sahabat Abu Hurairah dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa
sallam bersabda;
إِنَّ الدِّينَ يُسْرٌ ،
وَلَنْ يُشَادَّ الدِّينَ أَحَدٌ إِلاَّ غَلَبَهُ ، فَسَدِّدُوا وَقَارِبُوا
وَأَبْشِرُوا ، وَاسْتَعِينُوا بِالْغَدْوَةِ وَالرَّوْحَةِ وَشَىْءٍ مِنَ
الدُّلْجَةِ
“Sesungguhnya agama itu mudah. Tidak ada seorangpun yang membebani
dirinya di luar kemampuannya kecuali dia akan dikalahkan. Hendaklah kalian
melakukan amal dengan sempurna (tanpa berlebihan dan menganggap remeh). Jika
tidak mampu berbuat yang sempurna (ideal) maka lakukanlah yang mendekatinya.
Perhatikanlah ada pahala di balik amal yang selalu berterusan. Lakukanlah
ibadah (secara berterusan) di waktu pagi dan waktu setelah matahari tergelincir
serta beberapa waktu di akhir malam.” [HR. Bukhari no. 39].
No comments:
Post a Comment